Berbagi 250 Paket Sembako di Gulurejo, Penambang Pasir Sungai Progo Berharap Dukungan Rekomtek Pompa Hidrolik
Berbagi 250 Paket Sembako di Gulurejo, Penambang Pasir Sungai Progo Berharap Dukungan Rekomtek Pompa Hidrolik

Berbagi 250 Paket Sembako di Gulurejo, Penambang Pasir Sungai Progo Berharap Dukungan Rekomtek Pompa Hidrolik


JOGJAGRID.COM : Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta (PPRY) menunjukkan kepedulian sosialnya dengan membagikan 250 paket sembako kepada warga terdampak di Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulonprogo. Namun, di sela-sela aksi bakti sosial tersebut, para penambang rakyat menyuarakan desakan agar pemerintah segera menerbitkan Rekomendasi Teknis (Rekomtek) untuk pengoperasian alat pompa mekanik atau hidrolik penambangan pasir.

​Ketua PPRY, Agung Mulyono, menegaskan bahwa kepastian legalitas teknis melalui Rekomtek sangat krusial bagi kelangsungan aktivitas penambangan rakyat. Selama ini, sebagian besar penambang masih terpaksa mengandalkan metode manual tradisional menggunakan cangkul dan alat penyenggrong yang memiliki keterbatasan jangkauan.

​"Kami sangat berharap ada perhatian dan dukungan pemerintah melalui penerbitan Rekomtek pengoperasian pompa hidrolik/mekanik. Alat ini dibutuhkan untuk menyedot pasir di wilayah tengah sungai yang sulit dijangkau secara manual," ujar Agung.

​Menurut Agung, penggunaan pompa mekanik tidak hanya berfungsi untuk mendongkrak kapasitas produksi pertambangan rakyat semata, melainkan juga memicu efek domino yang positif bagi perputaran roda perekonomian warga di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Progo. Ia menilai keberadaan tambang rakyat selama ini telah memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.

​"Ya dampak dari pertambangan pasir rakyat ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ada perbaikan ekonomi dari pertambangan ini," ungkap Agung menegaskan.

​Bakti sosial yang diwujudkan dalam bentuk pembagian paket sembako—berisi beras, minyak goreng, telur, hingga mi instan—ini sekaligus menjadi wujud komitmen PPRY untuk terus merangkul dan menghadirkan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Aksi tersebut disambut hangat oleh warga penerima manfaat yang merasa terbantu di tengah kondisi saat ini.

​Salah seorang warga penerima bantuan, Munardono, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh para penambang rakyat dan berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan secara berkelanjutan.

​"Saya senang dapat bantuan paket sembako. Semoga ke depannya bisa terus ada lagi kegiatan seperti ini yang diadakan PPRY. Sangat terbantu dengan bantuan ini, kalau bisa rutin diadakan," terang Munardono.

​Melalui kombinasi harmonis antara aksi kepedulian sosial dan perjuangan legalitas modernisasi alat tambang, PPRY optimistis aktivitas penambangan rakyat di Sungai Progo ke depan mampu bertransformasi menjadi penopang ekonomi lokal yang sah, aman, serta berkelanjutan.

Advertisement banner

Baca juga:

Admin
Silakan ikuti kami di media sosial berikut.