PT BMN Bangun Kumbung Jamur di Tirtomulyo, Dorong Ekonomi Desa Berkelanjutan
PT BMN Bangun Kumbung Jamur di Tirtomulyo, Dorong Ekonomi Desa Berkelanjutan

PT BMN Bangun Kumbung Jamur di Tirtomulyo, Dorong Ekonomi Desa Berkelanjutan


JOGJAGRID.COM :  PT Berdikari Meubel Nusantara (PT BMN) memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pembangunan fasilitas kumbung jamur bagi Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Mulyo Rahayu di Tirtomulyo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Langkah ini dihadirkan sebagai sarana produktif guna membuka peluang usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

​Analis Kebijakan Ahli Madya Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Dudi Nugroho, menjelaskan bahwa pihaknya memfasilitasi kemitraan ini untuk mempertemukan sektor swasta dengan BUMDesa agar tercipta ruang kolaborasi yang nyata. "PT BMN menjadi salah satu perusahaan yang telah berkolaborasi selama dua tahun, sebelumnya bersama BUMDes Guwosari dan tahun ini bersama BUMKal Mulyo Rahayu, Tirtomulyo," kata Dudi.

​Inisiatif tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman Bersama antara Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dengan PT BMN terkait pengembangan usaha BUMDes di sektor peternakan maupun usaha potensi desa lainnya. Dalam proyek ini, PT BMN mendirikan fasilitas budidaya seluas 48 meter persegi dengan estimasi kapasitas produksi mencapai 21 ton untuk setiap kali panen. Selain mendirikan fisik bangunan, anak perusahaan PT Berdikari (Persero) tersebut turut menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) guna pengadaan berbagai peralatan pendukung budidaya.

​Proses pembangunan kumbung jamur ini mengusung prinsip keberlanjutan dengan memanfaatkan kayu sisa produksi furnitur yang telah diolah dan tetap berkualitas. Praktik ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) Nomor 12 mengenai Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penekanan efisiensi sumber daya dan pengurangan limbah. Program ini juga mendukung Asta Cita ke-6 Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang berfokus pada pembangunan dari desa dan dari bawah demi pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan.

​Staf Ahli Bupati Bantul Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Bobot Ariffi Aidin, yang hadir mewakili Bupati Bantul, menyambut positif hadirnya fasilitas tersebut. "Ini adalah salah satu langkah yang positif dan menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat membutuhkan kolaborasi dan gotong royong dari semua pihak. Pemerintah hadir melalui kebijakan dan fasilitasi; dunia usaha hadir melalui investasi dan kepedulian sosial; sedangkan masyarakat dan BUMKal menjadi pelaku ekonomi yang menggerakkan kegiatan ini secara langsung di lapangan," ujar Bobot.

​Sementara itu, Direktur PT Berdikari Meubel Nusantara, Andre Andika Adhiguna, menegaskan komitmen perusahaannya untuk terus berdampak positif bagi masyarakat. Upaya menciptakan nilai ekonomi dan sosial secara berkelanjutan ini juga menjadi bagian dari langkah PT BMN dalam menyelaraskan diri dengan arah transformasi BUMN melalui Danantara Indonesia.

​"Ke depan, kami berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat dan memberikan manfaat yang semakin luas. Tidak hanya di Kabupaten Bantul namun menjadi inspirasi daerah-daerah lainnya. PT BMN akan terus mendukung berbagai upaya yang dapat mengembangkan potensi ekonomi masyarakat dan menciptakan manfaat yang berkelanjutan," kata Andre.

Advertisement banner

Baca juga:

Admin
Silakan ikuti kami di media sosial berikut.