Gandeng Investor dan Pemkot, HIPMI Jogja Pacu Pengusaha Lokal Tembus Pasar Nasional
Gandeng Investor dan Pemkot, HIPMI Jogja Pacu Pengusaha Lokal Tembus Pasar Nasional

Gandeng Investor dan Pemkot, HIPMI Jogja Pacu Pengusaha Lokal Tembus Pasar Nasional


JOGJAGRID.COM — Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kota Yogyakarta resmi membuka ruang pendanaan berbasis investasi bagi puluhan wirausaha muda daerah. Langkah strategis ini direalisasikan melalui gelaran Jogja Investment Arena yang menjadi bagian dari rangkaian FORBISCAB dan RAKERCAB 2026 di Grha Budaya Embung Giwangan, Sabtu (8/8/2026).

​Melalui ajang pitching dalam Business Plan Competition dan Jogja Investment Arena, lebih dari 50 pelaku usaha berkesempatan memaparkan potensi bisnis mereka secara langsung di hadapan investor. Forum ini digagas lewat kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Yogyakarta, Nusantara Investment Network (NIN), Asosiasi Pengusaha Kreatif Jaya (APKJ), serta Meet The Investor.

​Ketua Panitia Meet The Investor sekaligus Kepala Bidang Investasi & Green Economy APKJ, M. Rizky Pratama, menilai sinergi ini menjadi terobosan baru untuk mempermudah permodalan bagi pengusaha muda tanpa terbebani skema pembiayaan konvensional.

​“Jogja Investment Arena ini merupakan langkah baru untuk temen-temen HIPMI Jogja yang berkolaborasi dengan Meet The Investors by Asosiasi Pengusaha Kreatif Jaya (APKJ), event yang menarik sebagai wadah untuk pelaku usaha mendapatkan pendanaan (investment) bukan pembiayaan. Dengan adanya investasi yang masuk, harapannya dunia usaha di wilayah Kota Yogyakarta dapat berkembang semakin maju lagi dan ekonomi daerah semakin tumbuh,” papar M. Rizky Pratama.

​Kemitraan strategis ini disambut positif oleh Ketua Nusantara Investment Network, Arifin Wicaksono. Pria yang akrab disapa Pak Wicak tersebut menyoroti pentingnya keberlanjutan forum investasi semacam ini untuk memperkuat ekosistem bisnis nasional.

​“Jogja Investment Arena adalah acara luar biasa yang mempertemukan semangat para pebisnis muda yang brilian dengan keterbukaan para investor yang begitu antusias. Kami berharap acara semacam ini dapat terus diselenggarakan secara berkala untuk menumbuhkan ekosistem bisnis dan investasi di Indonesia,” jelas Arifin Wicaksono.

​Dukungan penuh juga datang dari pihak regulator. Kepala Dinas PMPTSP Kota Yogyakarta, Budi Santosa, S.STP., M.Si., menegaskan pentingnya pembagian peran antara pemerintah dan pelaku usaha demi mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

​“Kolaborasi pemerintah dan dunia usaha adalah kunci. Pemerintah menciptakan iklim investasi yang kondusif dan memberikan kemudahan layanan, sementara dunia usaha menjadi motor penggerak investasi, inovasi, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi,” tegas Budi Santosa.

​Upaya memperluas jangkauan bisnis ini sejalan dengan visi utama BPC HIPMI Kota Yogyakarta periode 2025–2028 yang dirumuskan dalam RAKERCAB. Ketua Umum BPC HIPMI Kota Yogyakarta, Syaiful Uyun, berpesan agar pengusaha lokal tidak berpuas diri hanya dengan menguasai pasar domestik daerah.

​“Tema 'Lokal Mumpuni, Ngrambah Nagari' merupakan semangat untuk mendorong pengusaha muda agar tidak berhenti pada keberhasilan di pasar lokal, tetapi berani membangun jejaring, mencari akses investasi, berkolaborasi, dan memperluas pasar. Kita boleh lahir dan tumbuh dari Jogja. Tetapi mimpi kita tidak boleh berhenti di Jogja,” kata Syaiful Uyun.

​Menutup rangkaian acara yang juga diisi dengan peluncuran Beasiswa BPC HIPMI Kota Yogyakarta dan sidang komisi strategis, Ketua Organizing Committee, Leonita Agustina, menekankan bahwa tolok ukur keberhasilan kegiatan ini terletak pada dampak jangka panjangnya. Pihaknya berharap jaringan yang telah terbangun dapat berlanjut menjadi kerja sama bisnis yang kongkret dan berkesinambungan.

Advertisement banner

Baca juga:

Admin
Silakan ikuti kami di media sosial berikut.
Next
This Is The Current Newest Page