Dies Natalis STIA AAN Yogyakarta ke-47 Jadi Momentum Emas Sosialisasi Kuliah Gratis untuk Warga
Dies Natalis STIA AAN Yogyakarta ke-47 Jadi Momentum Emas Sosialisasi Kuliah Gratis untuk Warga

Dies Natalis STIA AAN Yogyakarta ke-47 Jadi Momentum Emas Sosialisasi Kuliah Gratis untuk Warga

JOGJAGRID.COM : Pelaksanaan hari jadi Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) AAN Yogyakarta yang memasuki usia 47 tahun pada 2026 ini dirayakan dengan pendekatan yang berorientasi pada kemaslahatan publik. 

Mengacu pada kalender akademik kampus, acara puncak peringatan beserta berbagai ajang kompetisi dipusatkan sepanjang Mei dan Juni 2026. Salah satu momen kebersamaan yang paling menyedot perhatian adalah agenda Jalan Sehat yang digelar secara cuma-cuma pada Sabtu, 30 Mei 2026, di mana manajemen kampus memanfaatkannya secara taktis untuk mengedukasi warga mengenai kesempatan menempuh pendidikan tinggi secara gratis lewat program beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Ketua STIA AAN Yogyakarta, Happy Susanto, S.Sos., M.A., MPA, menerangkan bahwa aktivitas Jalan Sehat ini sengaja mengundang segenap sivitas akademika, mulai dari jajaran dosen, karyawan, mahasiswa, hingga ikatan alumni, serta melibatkan partisipasi aktif dari perwakilan masyarakat RT di sekeliling area kampus. 

Dengan sasaran peserta sebanyak 400 jiwa, struktur kepesertaan dikelola secara seimbang, yaitu 50 persen dialokasikan bagi warga pemukiman setempat dan 50 persen sisanya dipenuhi oleh internal instansi. Hubungan kekeluargaan tersebut semakin dieratkan melalui panggung hiburan, dialog santai, serta pembagian aneka doorprize menarik dengan harapan keberadaan kampus dapat semakin melekat di hati warga.

"Kegiatan Jalan Sehat mengundang masyarakat ini juga kita punya kepentingan agar masyarakat di sekitar kampus itu, bagi mereka yang tidak mampu, tapi mereka ingin studi lanjut atau kuliah di STIA AAN, kita juga memberikan peluang sebagai bagian dari sosialisasi, agar masyarakat tahu tentang peluang beasiswa yang bisa mereka dapatkan," ujar Happy Susanto ketika menerangkan esensi dari pelaksanaan agenda siber-sosial tersebut.

Happy memaparkan bahwa program KIP Kuliah ini merupakan kelanjutan dari beasiswa Bidikmisi yang masa operasionalnya resmi berakhir pada 2019 sebelum bertransformasi nama sejak 2020. Fasilitas pembiayaan ini memberikan dampak yang luar biasa lantaran membebaskan para mahasiswa dari kewajiban iuran semesteran, baik berbentuk SBB maupun UKT senilai Rp4.000.000 per semester atau setara dengan Rp32.000.000 untuk jangka waktu 8 semester. 

Margin keuntungan kian bertambah karena para penerima hak juga memperoleh dana penunjang hidup atau uang saku operasional bulanan sejumlah Rp1.100.000. Jika diakumulasikan secara menyeluruh selama masa studi, jumlah benefit finansial yang dirasakan oleh tiap-tiap individu berada di atas nominal Rp50.000.000.

Meskipun kuantitas uang saku sebesar Rp1.100.000 tersebut tercatat belum mengalami penyesuaian atau kenaikan sejak 2021 hingga 2026 ini, Happy menaruh harapan besar agar di masa mendatang jumlah tersebut dapat dinaikkan demi menyamai parameter UMK ataupun UMP. Namun demikian, nominal tersebut dirasa sudah sangat meringankan pengeluaran mahasiswa, terutama mereka yang datang dari luar wilayah DIY, sebab dana itu bisa dialokasikan sekitar Rp500.000 untuk menyewa kamar hunian kos dan bagian sisanya dipakai untuk keperluan makan harian dengan pola hidup hemat.

Pada periode akademik 2025-2026 yang lalu, STIA AAN meluncurkan kuota KIP Kuliah kepada 163 mahasiswa dengan komposisi sebaran geografis yang berimbang, yakni 50 persen mahasiswa domisili DIY dan 50 persen mahasiswa dari luar provinsi DIY. Menyongsong periode akademik 2026-2027, target jangkauan mahasiswa penerima ditingkatkan menjadi berada di kisaran 200 hingga 300 mahasiswa, yang difokuskan untuk penduduk DIY serta kelompok masyarakat luar DIY yang tergolong dalam klaster wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Sampai dengan akhir Mei 2026 ini, sudah tercatat sebanyak 80 mahasiswa yang datanya terverifikasi secara valid sebagai penerima beasiswa.

Kampus menaruh optimisme tinggi bahwa batas atas target tersebut dapat digapai secara optimal mengingat proses pemenuhan berkas masih bergulir selama 4 bulan ke depan, yang mencakup Juni, Juli, Agustus, hingga September.
Bagi penduduk sekitar kampus ataupun masyarakat domestik secara umum yang berminat, kriteria primer untuk mengajukan diri sebagai penerima KIP Kuliah mencakup status kelulusan dari jenjang SMA, SMK, atau MA dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, yakni angkatan kelulusan 2024, 2025, dan 2026. 

Dari sisi kemampuan ekonomi, pendaftar wajib berada dalam klasifikasi ekonomi prasejahtera atau miskin yang divalidasi lewat kepesertaan DTKS pada posisi desil 1 hingga 4, atau maksimal pada rentang desil 5 dan 6. Indikator penguat lainnya dapat berupa kepemilikan dokumen PKH, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan setempat, atau anak-anak asuhan panti yang ditempatkan sebagai prioritas utama. Adanya skema sosialisasi terpadu ini diharapkan menjadi wujud sumbangsih nyata kampus bagi ratusan KK yang menempati radius 500 meter di sisi utara, selatan, barat, maupun timur lingkungan kampus agar putra-putri mereka bisa berkuliah dekat rumah tanpa perlu terbebani pengeluaran tempat tinggal maupun biaya transportasi yang tinggi.
Bila ditinjau dari perspektif filosofi kelembagaan, gelaran Dies Natalis ke-47 STIA AAN Yogyakarta tahun ini mengejawantahkan visi luhur lewat naungan tema "Transformasi Administrasi Digital Berbasis Nilai Luhur Notokusumo". Penamaan Notokusumo itu sendiri bersumber dari identitas Sri Paduka Paku Alam pertama yang dahulu disematkan oleh sang pendiri yayasan, Sri Paduka Paku Alam ke-8. Institusi berupaya mengadopsi pilar moral Notokusumo yang terkandung dalam ajaran Sestrodi, sebuah konsepsi nilai mengenai 21 hal kebajikan yang wajib diimplementasikan serta 21 hal keburukan yang harus dihindari, untuk kemudian diselaraskan ke dalam rancangan transformasi tata kelola administrasi digital.

Rentetan kemeriahan Dies Natalis ini sejatinya telah dimulai semenjak pertengahan April hingga bagian awal Mei 2026 melalui kejuaraan internal yang meliputi Turnamen Badminton dan Catur, serta lomba pembuatan poster bagi kalangan siswa kelas 12 di ranah eksternal. Dinamika keilmuan juga dipertajam lewat penyelenggaraan Kuliah Umum bertajuk pemaduan nilai dan tradisi dalam era digitalisasi administrasi yang dipresentasikan oleh Guru Besar Filsafat UGM, Prof. Mokhtasar Samsudin pada 13 Mei 2026. Usai merampungkan Jalan Sehat ini, STIA AAN tengah bersiap mengarahkan fokus pada rangkaian acara puncak yang dijadwalkan pada 13 Juni 2026. Agenda penutup tersebut nantinya diisi dengan penyampaian pidato ilmiah, ritual pemotongan tumpeng, serta penerimaan wejangan strategis dari Wakil Gubernur DIY sekaligus Sri Paduka Paku Alam ke-10 guna mengawal proses modernisasi digital STIA AAN agar senantiasa berpijak pada fondasi kebudayaan lokal.

Ketua Pengurus Yayasan Notokusumo, Drs. Samudro Tjondronegoro, M.Hum, melayangkan penegasan resmi bahwa segenap elemen yayasan menaruh kesiapan penuh untuk beradaptasi terhadap gejolak perubahan zaman sekaligus menginisiasi produk akademik yang berdaya guna bagi pembukaan lapangan kerja baru. Pihaknya memiliki keyakinan penuh bahwa Yayasan Notokusumo mampu merealisasikan seluruh program-program strategis tersebut secara konsisten.

Menyelaraskan dengan petuah luhur Pakualam, Samudro mengingatkan kembali bahwa sebuah institusi tinggi sepatutnya diorientasikan atas dasar nilai budi luhur, yang mana budi merefleksikan kebaikan dalam tindak-tanduk, ucapan, dan pola pikir, sementara luhur memanifestasikan penciptaan inovasi yang berderajat sosial tinggi. 

Sebagai wujud nyata dari upaya peningkatan mutu pelayanan pendidikan serta fasilitas belajar, Yayasan Notokusumo secara formal mempublikasikan rencana pelaksanaan ekspansi fisik berupa penataan dan pembangunan lantai 2 pada struktur gedung di bagian selatan kampus, demi menghadirkan kenyamanan yang prima bagi segenap mahasiswa selama menuntut ilmu di STIA AAN Yogyakarta.

Advertisement banner

Baca juga:

Admin
Silakan ikuti kami di media sosial berikut.
Next
This Is The Current Newest Page