Lomba Cipta Lelagon Bocah Puro Pakualaman 2023, Ini Para Pemenangnya
Lomba Cipta Lelagon Bocah Puro Pakualaman 2023, Ini Para Pemenangnya

Lomba Cipta Lelagon Bocah Puro Pakualaman 2023, Ini Para Pemenangnya



JOGJAGRID.COM : Yogyakarta sebagai daerah istimewa memerlukan kegiatan-kegiatan positif berbudaya untuk menguatkan keistimewaan tersebut. 

Sesuai amanat yang tercantum dalam Undang-undang Keistimewaan Nomer 13 tahun 2012 bahwa Pelembagaan peran dan tanggung jawab Kadipaten Pakualaman dalam menjaga dan mengembangkan budaya Yogyakarta yang merupakan warisan budaya bangsa dengan diwujudkan melalui pemeliharaan, pendayagunaan, serta pengembangan dan penguatan nilai-nilai, norma, adat istiadat, dan tradisi luhur yang mengakar dalam masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta. 

"Sejalan dengan semangat Jogja untuk Semesta serta tema Hadeging Kadipaten Pakualaman ke 211 (Masehi) / 217 (Jawa) Wruh ing Budi Ngluhuraken Sujanma yang berarti kita sebagai umat manusia memiliki kewajiban memayu hayuning bawana memayu hayuning sujanma menciptakan manusia yang unggul berbudaya untuk kebaikan dunia. Kadipaten Pakualaman perlu menggelar ajang penciptaan kreatif untuk pengejawantahan makna dari cipta rasa karsa dalam mengisi kebudayaan," kata BPH Kusumobimantoro Jumat (16/6).

BPH Kusumobimantoro mengatakan salah satu ajang penciptaan kreatif adalah melalui Lomba Cipta Lelagon Bocah. Lomba Cipta Lelagon Bocah sangat urgen diperlukan untuk meningkatkan produk budaya berupa lagu anak berbahasa Jawa yang sarat dengan nilai-nilai kebaikan.

"Afirmasi-afirmasi positif perlu kita sampaikan kepada anak-anak usia dini untuk mempersiapkan pribadi-pribadi yang mapan secara mental kualitas ke-Yogyakarta-an, yaitu dengan melalui kegiatan yang asik dan mendidik yaitu melalui bernyanyi," kata dia.

Hayu Avang, Koordinator Lomba Cipta Lelagon Bocah mengatakan lomba ini dilatari tren sejalan dengan meningkatnya popularitas lagu-lagu pop Jawa dewasa.

"Itu perlu kita dampingi melalui pengawalan lagu anak. Muaranya anak usia dini memiliki lagu yang dinyanyikan yang sesuai dengan jenjang usianya, sebelum menyanyikan lagu Jawa dewasa," kata Avang.

Lomba Cipta Lelagon Bocah memiliki tujuan Mengejawantahkan amanat Undang-undang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 13 tahun 2012, Meningkatkan produksi lagu anak berbahasa Jawa yang mengandung nilai budi pekerti luhur untuk mempersiapkan generasi penerus yang berkarakter dan berbudaya. Memberikan wadah untuk seniman, praktisi, akademisi, dan masyarakat luas dalam berkarya khususnya di bidang lelagon bocah.
Lomba cipta lelagon bocah tahun 2023 telah terkumpul 27 karya. 

Peserta lomba berasal dari daerah D.I Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Proses seleksi karya dilakukan secara bertahap oleh dewan juri. Dewan juri dalam lomba cipta lelagon bocah  adalah Tri Suhatmini, M.Sn., YAL Vishnu Satyagraha, S.Sn., M.A., MSocPolicy , Dewi Nurhasanah, S.Th.I., M.A., dan Hendra Aprianto, S.S. Dewan juri terdiri dari akademisi, praktisi, dan seniman. 

Seleksi karya dilakukan melalui dua tahap. Tahap pertama yaitu tahap penyisihan dilakukan melalui seleksi karya oleh dewan juri pada tanggal 13 Juni 2023. Dari tahap pertama telah ditentukan 10 karya terbaik. Sedangkan tahap kedua atau tahap final penilaian dilakukan melalui wawancara pada 16 Juni 2023 di Ruang Danawara Pura Pakualaman. 

Wawancara dilakukan bertujuan untuk mengetahui orisinalitas karya dan pendalaman karya dari peserta.
Kriteria penilaian karya meliputi kreativitas penciptaan, kesesuaian melodi dengan lirik, dan nilai yang terkandung dalam lirik. 

Hasil dari penilaian tahap kedua telah ditentukan para pemenang lomba, yaitu :



Advertisement banner

Baca juga:

Admin
Silakan ikuti kami di media sosial berikut.