-->
Sekjen PAN DIY Indaruwanto Eko Cahyono Gabung Satgas Relawan Pemakaman Covid-19
Sekjen PAN DIY Indaruwanto Eko Cahyono Gabung Satgas Relawan Pemakaman Covid-19

Sekjen PAN DIY Indaruwanto Eko Cahyono Gabung Satgas Relawan Pemakaman Covid-19




JOGJAGRID.COM : Sekretaris DPW PAN DIY yang juga anggota DPRD Kota Yogyakarta Indaruwanto Eko Cahyono memutuskan turun langsung ke lapangan demi membantu proses pemakaman jenazah Covid-19. 

Pria yang akrab disapa Ndaru itu bergabung dengan Satgas TKC (Tim Kubur Cepat) Al Fatah Rejowinangun Kotagede yang bermarkas di Masjid Al Fatah Rejowinangun Kotagede Yogyakarta.

"Tim pemakaman jenazah Covid-19 ini berkerjasama dengan BPBD Kota Yogya dan dengan arahan BPBD DIY," kata Ndaru Jumat (16/7/2021).

Ndaru yang juga Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Yogya itu mengaku terdorong bergabung dengan tim itu karena prihatin melihat tingginya permintaan pemakaman jenazah Covid-19 terus meningkat dalam dua pekan terakhir di Kota Yogyakarta.

Hal ini menyusul tingginya angka kematian Covid-19 yang dilaporkan sering di atas 50 kasus per harinya secara keseluruhan di Provinsi DIY.

Peningkatan pemakaman jenazah Covid-19 di Kota Yogyakarta sendiri turut meningkat sejak akhir Juni lalu, di mana dalam sehari BPBD Kota Yogya bisa melayani belasan hingga puluhan jenazah tiap hari.



Satgas TKC Al Fatah Rejowinangun Kotagede saat bertugas (ist)


Anggota Komisi A DPRD Kota Yogyakarta itu pun memutuskan, di sela kesibukannya sebagai legislator juga menjadi relawan yang setiap hari berurusan dengan kematian dan tanpa imbalan.

Ia tergerak karena tidak tega melihat para relawan pemakaman pontang panting setiap hari melayani permintaan pemakaman. Terlebih para relawan itu bisa saja terpapar Covid setiap saat dan selalu menghadapi resiko kematian dengan tugasnya di tengah tingginya penularan saat ini.

"Para relawan pemakaman itu memiliki tugas mulia dan berat, saya merasakannya sendiri setelah ikut bergabung," kata Ndaru yang pernah dalam sehari bersama tim TKC Al Fatah Rejowinangun menguburkan tiga jenazah Covid-19 itu.

Ndaru yang juga Sekretaris DPW PAN DIY itu pun mengakui, dengan perkembangan penyebaran Covid 19 yang sangat signifikan sejak awal Juli lalu, semakin membuat Tim Relawan Jenazah dari BPBD Kota Yogyakarta merasa kesulitan karena digempur tingginya permintaan pemakaman yang terus bertambah.

"Di satu sisi dari relawan juga kian mengalami keterbatasan personil karena tak sedikit yang terpapar," kata dia.

Ndaru sendiri bersyukur bisa bergabung dan terlibat langsung dalam tugas panggilan hati yang tak semua orang mau dan butuh keberanian ekstra itu.

"Kami bersyukur dari kebutuhan alat pelindung diri juga di-support oleh BPBD Kota Yogya," kata Ndaru.

Ndaru menuturkan team kubur cepat yang diikutinya ini terdiri dari 25 pemuda yang punya kepedulian sama untuk membantu meringankan sesama dalam masa sulit pandemi Covid-19. 

"Saya dan kawan-kawan relawan setiap hari di sela tugas selalu berharap dan berdoa, agar wabah ini cepat selesai. Mari kita tetap jaga protokol kesehatan agar tak terpapar, karena ketika kita tetap sehat itu sama saja membantu tugas berat para relawan," pungkasnya. (Fin/Ja)

Advertisement

Baca juga:

Admin
Silakan ikuti kami di media sosial berikut.