Anggota DPR RI Gandung Pardiman Lunasi Hutang Pembangunan Jalan Warga Dusun
Anggota DPR RI Gandung Pardiman Lunasi Hutang Pembangunan Jalan Warga Dusun

Anggota DPR RI Gandung Pardiman Lunasi Hutang Pembangunan Jalan Warga Dusun




JOGJAGRID.COM : Anggota DPR RI  dari Fraksi Golkar Gandung Pardiman memberikan bantuan bagi para warga Dusun Seropan 2, Muntuk, Kecamatan Dlingo Kabupaten Bantul Yogyakarta yang selama ini mengimpikan memiliki jalan layak di wilayah padukuhannya Selasa (15/9).
 
Anggota Komisi VII DPR RI itu melunasi hutang pembangunan jalan dusun itu yang masih tersisa hampir Rp.15 juta. 

Jalan selama ini menjadi infrastruktur terpenting yang sudah seharusnya dimiliki suatu wilayah. Lebih-lebih untuk kawasan pedesaan yang geografisnya tak melulu datar.

Impian memiliki jalan layak pakai nan bagus di kawasan berbukit itu pun menjadi harapan lama yang terpendam para warga Dusun Seropan 2, Muntuk, Kecamatan Dlingo Kabupaten Bantul Yogyakarta.

"Untuk membangun jalan di Seropan II ini prosesnya lama karena semua swadaya. Dana patungan warga yang terkumpul awalnya hanya Rp 3 juta," ujar Camat Dlingo Denny Ngajis Hartono saat bicara dalam peresmian pembangunan jalan Dusun Seropan 2 yang dihadiri anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Gandung Pardiman Selasa 15 September 2020.

Pihak padukuhan Seropan II yang terdiri dari 33 kepala keluarga (KK) itu sudah berupaya menghimpun bantuan dari berbagai pihak. 


Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Gandung Pardiman dan bakal calon wakil bupati Bantul Totok Sudarto saat menghadiri peresmian jalan Dusun Seropan II, Muntuk, Dlingo Bantul Selasa (15/9).

Namun jumlahnya tak kunjung mencukupi karena total hanya bisa menghimpun sekitar Rp 19,7 juta saja. Padahal kebutuhan untuk membangun jalan itu totalnya hampir Rp 35 juta atau kurang sekitar Rp.14 juta lebih.

"Kami tidak tega jika harus meminta patungan dari masyarakat lagi untuk menutupi kekurangan biaya pembangunan jalan itu, apalagi saat ini sedang wabah Covid-19. Akhirnya hutang itu kami biarkan sementara," ujar Denny.

Menanggapi keinginan tulus warga Dusun Seropan 2 yang ingin memiliki jalan layak itu, anggota DPR RI Gandung Pardiman mengaku kagum sekaligus trenyuh.

"Satu satunya cara untuk menyelesaikan pembangunan jalan dusun ini ya dengan melunasi hutangnya," ujar Gandung yang saat itu juga langsung memberikan sumbangan untuk melunasi hutang pembangunan jalan yang dimiliki Dusun Seropan II senilai Rp 14.750.000.

Peresmian jalan setelah tuntasnya pelunasan hutang pembangunan jalan itu ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Gandung Pardiman yang diberikan kepada para perangkat dusun, desa dan kecamatan. 


Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Gandung Pardiman saat menghadiri peresmian jalan Dusun Seropan II, Muntuk, Dlingo Bantul Selasa (15/9).

Gandung mengaku paling tak suka dan tega jika ada masyarakat dikejar-kejar hutang. Apalagi kebutuhan jalan itu adalah kebutuhan mendesak warga setempat.

Gandung yang saat itu didampingi Bakal Calon Wakil Bupati Bantul Totok Sudarto, mengaku takjub dengan semangat warga Dusun Seropan II yang gigih memperjuangkan impiannya memiliki jalan layak.

Anggota Komisi VII DPR RI itu mengatakan semangat Dusun Seropan II itu seperti semangat Partai Golkar yang dalam pilkada 2020 ini untuk Kabupaten Bantul sudah bulat mengusung pasangan Suharsono-Totok Sudarto yang disingkat NOTO.

"Partai Golkar tidak pernah asal memilih untuk mengusung pasangan calon kepala daerah. Selalu dengan perjuangan, kajian-kajian, survei hingga akhirnya memilih Pak Totok Sudarto selaku kader Golkar untuk mendampingi Pak Suharsono dalam pilkada 2020 nanti," ujarnya.

Dari pasangan NOTO yang sudah resmi diusung oleh koalisi besar enam partai yakni Partai Golkar, Partai Gerindra, Nasdem, PPP, PKS, dan PBB itu Gandung menyerukan semangat holobis kuntul baris untuk memenangkannya dalam pilkada 2020 pada 9 Desember nanti.

"Kemenangan pasangan NOTO ini bukan sekedar untuk menduduki jabatan bupati-wakil bupati saja. Melainkan memilih pasangan Pancasilais sejati, bukan orang yang akan memeras-meras Pancasila," kata Gandung.

Gandung menyebut Bantul harus dipimpin orang-orang yang sakinah, mawadah, warohmah. Menurut Gandung kesuksesan membina atau memimpin keluarga menjadi awal kesuksesan menjadi pemimpin di lingkup lebih besar.

"Selama dipimpin Pak Suharsono tidak ada korupsi juga di Bantul ini. Bahkan mendapat penghargaan dari KPK. Tidak nekak nekuk, tidak ubrek ubrek, tidak merekayasa APBD. Sehingga pembangunan Bantul terlaksana baik. Itu sebabnya Partai Golkar mendukung pasangan ini," ujarnya.

Menurut Gandung, modal utama pasangan NOTO hanyalah kejujuran. Sehingga sangat bisa diandalkan memimpin Bantul ke depan.

Dalam kesempatan itu, sebagai hiburan, Gandung mengundang belasan warga untuk maju ke atas panggung dan memberi kuis untuk menyebutkan sila-sila Pancasila. Sebagian besar warga hafal dan mendapat apresiasi dari anggota DPR RI itu berupa uang tunai.

Tak hanya itu, warga Seropan II yang sudah lunas pembangunan jalannya juga mendapatkan bantuan paket sembako hasil kerjasama Komisi VII DPR RI dengan SKK Migas. (***)
Advertisement banner

Baca juga:

Admin
Silakan ikuti kami di media sosial berikut.