CAMPUS LEAGUE 2026 - Rekap Semifinal: Ketangguhan Kolektif dan Performa Individu Memukau di Regional Jogja
CAMPUS LEAGUE 2026 - Rekap Semifinal: Ketangguhan Kolektif dan Performa Individu Memukau di Regional Jogja

CAMPUS LEAGUE 2026 - Rekap Semifinal: Ketangguhan Kolektif dan Performa Individu Memukau di Regional Jogja


JOGJAGRID.COM : Babak semifinal Campus League 2026 - Basketball Regional Jogja Season 1 yang digelar di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Universitas Islam Indonesia (UII), Rabu (6/5), menjadi panggung pembuktian bagi para talenta basket kampus. 

Tidak hanya soal strategi tim, laga ini juga menonjolkan aksi individu yang luar biasa dari para pemain yang berhasil membawa kampusnya selangkah lebih dekat menuju gelar juara regional.

Turnamen yang berlangsung dari 30 April hingga 7 Mei 2026 ini diikuti oleh 14 universitas ternama, termasuk Universitas Gadjah Mada, Universitas Semarang (USM), Soegijapranata Catholic University (SCU), Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), hingga Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY). 

Persaingan kian prestisius berkat dukungan Polytron dan Bayan Peduli, serta kehadiran dua penggawa Timnas Basket Indonesia, Erinindita Prias Madafa (SCU) dan Lidwina Ruth Rianti Dwi Saputri (UKSW), yang memperkuat tim masing-masing.

Di sektor putri, Angeliki Charchangeli dari Universitas Kristen Satya Wacana mencuri perhatian sebagai motor serangan tim. Ia sukses mengemas 30 poin saat membantu UKSW menumbangkan Universitas Atma Jaya Yogyakarta dengan skor 66-48. Angel menekankan bahwa kunci sukses timnya bukan sekadar poin, melainkan kedekatan emosional antarpemain.

“Kunci kemenangan kami adalah menjalankan instruksi coach sejak awal. Defense dan komunikasi menjadi faktor penting yang membuat kami lebih kompak. Itulah yang membantu kami bisa mengambil kemenangan hari ini. Kami saling support satu sama lain, terutama dengan junior-junior di tim. Kebersamaan itu yang membuat kami tetap kuat sepanjang pertandingan,” ujar Angel. 

Di partai final, UKSW akan menantang SCU Semarang yang sebelumnya menang telak 84-23 atas Universitas Dian Nuswantoro.
Sementara itu, pada kategori putra, performa fenomenal diperlihatkan oleh Rendy Arafat dari Universitas Semarang. Rendy mencatatkan statistik mentereng dengan sumbangan 20 poin dan 18 rebound, yang mengantarkan USM membungkam Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan skor 84-35. Meski tampil dominan, Rendy tetap kritis terhadap performa timnya.

"Kami tak ingin cepat puas walau sudah lolos ke final karena target sebenarnya adalah menjadi juara regional dan nasional. Menurut saya juga penampilan kami di semifinal juga belum maksimal sehingga masih banyak yang perlu ditingkatkan supaya bisa memenuhi target tersebut," kata Rendy. Ia pun menegaskan kesiapan mentalnya menghadapi UKSW di laga puncak dengan pernyataan mantap, “Kami siap kok buat lawan UKSW, bahkan kami 110% siap.”

Pelatih USM, R. Aztama Valiantda P, mengamini bahwa disiplin taktik menjadi penentu kemenangan timnya. Ia menilai start yang bagus sesuai game plan menjadi pembeda di lapangan. Kini, fokus sang pelatih beralih pada pemulihan kondisi fisik pemain menjelang final. “Kami sudah sering bertemu UKSW di final, hasilnya selalu berimbang. Jadi kali ini kami fokus memperbaiki internal tim dulu,” jelasnya. Tim putra UKSW sendiri melaju ke final setelah mengalahkan UAJY dengan skor meyakinkan 92-39.

Campus League 2026 yang mengusung pilar Athleticism, Academics, dan Affinity ini merupakan kompetisi nasional yang telah bergulir sejak 18 Agustus 2025. Setelah menuntaskan Regional Jogja, persaingan akan berlanjut ke Samarinda (8-15 Mei), Bandung (16-23 Mei), dan Jakarta (24 Mei-1 Juni). Puncaknya, ajang The Nationals akan mempertemukan tim-tim terbaik dari lima kota di Jakarta pada 6-13 Juni 2026 mendatang.

Advertisement banner

Baca juga:

Admin
Silakan ikuti kami di media sosial berikut.