JOGJAGRID.COM : Fokus pada penguatan ekosistem digital, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengerahkan infrastruktur 5G secara masif untuk mendukung kelancaran ajang Jogja 10K yang akan berlangsung pada Minggu, 3 Mei 2026.
Melalui ketersediaan 311 BTS 5G yang telah menjangkau 24 kecamatan di seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), ajang lari ini menjadi panggung pembuktian bagi Jogja dalam menyandang predikat kota digital kelas dunia.
Kehadiran teknologi seluler generasi kelima ini dirancang khusus untuk mengakomodasi kebutuhan sekitar 9.000 peserta yang diprediksi akan memenuhi rute 10K, 5K, dan 3K di pusat kota. Head of Technology Central Java Indosat, Sugeng Rumawan, mengungkapkan bahwa optimalisasi jaringan telah dilakukan di titik-titik krusial seperti Malioboro, Tugu Jogja, Titik Nol Kilometer, pusat perbelanjaan, hingga fasilitas publik seperti bandara, stasiun, dan rumah sakit.
“Kami telah melakukan drive test khusus untuk memastikan perpindahan jaringan atau handover antar-BTS 5G berlangsung mulus tanpa kendala di sepanjang rute lari. Sebanyak 29 BTS di jalur utama dan pusat keramaian sudah dioptimalkan secara khusus agar lonjakan trafik data tetap stabil,” jelas Sugeng Rumawan terkait kesiapan teknis di lapangan.
Kesiapan infrastruktur ini menjadi tulang punggung bagi para pelari untuk mendokumentasikan kegiatan mereka secara real-time. Head of Regional Central Java IOH, Joko Tri Wibowo, menekankan bahwa komitmen perusahaan adalah memberikan pengalaman digital tanpa hambatan bagi masyarakat dan wisatawan.
“Memberikan koneksi kuat adalah fondasi utama pemberdayaan digital masyarakat Jogja. Kami ingin memastikan setiap momen di Jogja 10K, mulai dari garis start hingga finish, bisa dibagikan tanpa delay. Dengan jaringan yang menjangkau seluruh DIY, kami siap menghadapi lonjakan trafik data yang simultan dari ribuan pengguna sekaligus,” ujar Joko Tri Wibowo.
Dukungan ini disambut baik oleh Project Director Jogja 10K, Sentanu Wahyudi. Ia menilai peran Indosat sangat krusial, mengingat ajang ini mengusung perpaduan aspek olahraga, hiburan, dan digitalisasi. Menurutnya, stabilitas sinyal sangat membantu sistem pencatatan waktu peserta yang kini jauh lebih canggih dan modern serta mempermudah koordinasi operasional di lapangan.
Sementara itu, Head of Growth Java, Adiyanto Adhi Kusumo, menambahkan bahwa keandalan jaringan Indosat melalui produk seperti IM3, Tri, IM3 Platinum, dan HiFi Air merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat citra Yogyakarta sebagai destinasi global.
Dengan infrastruktur yang matang, ajang sport tourism ini diharapkan tidak hanya menjadi pesta olahraga, tetapi juga perayaan budaya yang terkoneksi secara digital oleh ribuan peserta yang bebas berekspresi melalui gawai mereka. (Shav)
