JOGJAGRID.COM – Sebuah potret kemandirian masyarakat tersaji di jantung Kelurahan Bumijo menjelang hari raya Idulfitri 2026. Melalui kolaborasi tiga wilayah, yakni Kampung Badran, Kampung Jetis, dan Kampung Bumijo, warga berhasil mendirikan Posko Pengamanan (Pam) Lebaran terpadu yang seluruh operasionalnya bersumber dari inisiatif mandiri.
Posko yang terletak strategis di depan Balai Serbaguna Pingit atau Simpang Pasar Pingit, Jalan Kyai Mojo ini, resmi melayani publik sejak 17 hingga 24 Maret 2026 tanpa bergantung pada anggaran pemerintah pusat.
Ketua Jaga Warga Kampung Bumijo, Samsulhari, mengungkapkan bahwa keberhasilan pengoperasian posko ini adalah buah dari kedermawanan lintas elemen, mulai dari donatur pribadi, iuran warga, bantuan pelaku usaha lokal, hingga sokongan anggota dewan. Samsulhari menegaskan bahwa operasional posko ini murni berasal dari donatur, swadaya masyarakat, bantuan pelaku usaha, hingga dukungan anggota dewan sebagai wujud kepedulian bersama. Di dalamnya, para relawan dari Kampung Tangguh Bencana (KTB), Tagana, Linmas, hingga Jaga Warga melebur menjadi satu kekuatan demi memastikan kenyamanan para pemudik yang melintas.
Lebih dari sekadar posko keamanan, dedikasi warga ini juga diwujudkan melalui penyediaan fasilitas pelayanan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan pemudik. Ketua Jaga Warga Badran, Dwi Agus Budiono, menjelaskan bahwa selain melakukan patroli rutin di tiga kampung untuk mengantisipasi kerawanan, para relawan juga terjun langsung ke jalan guna mengurai kemacetan dan mencegah kecelakaan lalu lintas. Tak hanya itu, masyarakat pun bergotong royong menyediakan Rest Area yang bisa dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat atau pemudik yang lelah, lengkap dengan fasilitas tempat istirahat yang memadai, tikar untuk bersantai, hingga akses toilet bersih tanpa dipungut biaya sedikit pun.
Urgensi keberadaan posko swadaya ini dirasakan sangat vital mengingat Jalan Kyai Mojo merupakan jalur padat yang memiliki risiko kriminalitas cukup tinggi. Ketua Jaga Warga Bumijo lainnya, Samsul Falah, menilai bahwa kehadiran relawan di titik krusial ini sangat meringankan beban kerja kepolisian dalam menjaga ketertiban wilayah. Langkah konkret masyarakat ini pun mendapat sambutan hangat dari Anggota DPRD Kota Yogyakarta, Oleg Yohan, yang hadir memberikan apresiasi atas keberanian warga menciptakan keamanan lingkungan secara mandiri.
Dalam dukungannya, Oleg Yohan menyatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi sinergi ini dan akan terus memberikan bantuan serta mendorong masyarakat agar tetap konsisten bersinergi menciptakan kondusivitas di wilayah masing-masing.
