Bertumbuh 24,90 Persen, Jumlah Investor DIY Per Mei 2023 Naik 161.614 Investor
Bertumbuh 24,90 Persen, Jumlah Investor DIY Per Mei 2023 Naik 161.614 Investor

Bertumbuh 24,90 Persen, Jumlah Investor DIY Per Mei 2023 Naik 161.614 Investor




JOGJAGRID.COM: Pencapaian positif turut tercermin dari meningkatnya minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia terutama wilayah DIY

Kepala BEI Perwakilan DIY, Irfan Noor Riza mengatakan data pertumbuhan investor DIY per Mei 2023 cukup menggembirakan.

"Sebagai informasi, jumlah Investor DIY per Mei 2023 adalah 161.614 investor. Jika dibandingkan dgn posisi bulan Mei 2022 (1 tahun yang lalu) mengalami pertumbuhan sebesar 24,90%, dimana jumlah investor saat itu msh berjumlah 129.395 investor," kata Irfan di sela Program Pelatihan Lanjutan #01 di Kantor OJK DIY Sabtu 8 Juli 2023.

Dengan situasi itu, Irfan menyatakan masih sangat optimis tren pertumbuhan investor masih berlanjut seiring dengan bertumbuhnya galeri-galeri Investasi BEI yang akan segera diwujudkan pertambahannya di tahun ini. Serta rencana akan bertambahnya kehadiran 1 perusahaan yg go public (emiten) lagi di tahun ini dari DIY tentunya pihaknya mengharapkan bakal lebih mendorong pertumbuhan pasar modal di daerah khususnya di DIY dan sekitarnya. 


Kepala OJK Perwakilan DIY, Parjiman meski pandemi Covid-19 sempat menyebabkan kinerja intermediasi di beberapa sektor ekonomi nasional mengalami penurunan tetapi sesuai dengan hasil stabilitas sektor jasa keuangan di domestik atau nasional tetap terjaga.

"Kondisi itu terdukung dengan permodalan solid dan juga likuiditas yang memadai, kinerja perekonomian nasional terpantau relatif stabil dengan tingkat inflasi yang mengalami penurunan yaitu menjadi 4% di bulan Mei 2023 ini dari bulan sebelumnya 4,33%," kata dia 

Parjiman mengatakan berdasarkan data dari BPS DIY perekonomian di triwulan 1 2023 itu tumbuh sebesar 5,31%.

"Ini artinya lebih besar daripada pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat 5,03, recoverynya Jogja lebih cepat dan di 2021 itu sudah positif apalagi di tahun 2023 di tengah meningkatnya pasar keuangan akibat sentimen negatif tunggal pasar saham di bulan Mei 2023," kata dia
Advertisement banner

Baca juga:

Admin
Silakan ikuti kami di media sosial berikut.