-->
Bupati Bantul dan Anggota DPR RI Gandung Pardiman Panen Raya Mina Padi, Ini Pesannya
Bupati Bantul dan Anggota DPR RI Gandung Pardiman Panen Raya Mina Padi, Ini Pesannya

Bupati Bantul dan Anggota DPR RI Gandung Pardiman Panen Raya Mina Padi, Ini Pesannya




JOGJAGRID.COM : Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih berharap kepada Anggota Komisi VII DPR RI , Drs HM Gandung Pardiman MM tak lelah dalam memperjuangkan program pembangunan infrastruktur bagi rakyat Bantul lewat aspirasinya.

"Jangan lelah Pak Gandung untuk memperjuangkan aspirasi rakyat Bantul, karena tidak mungkin pembangunan di Bantul dibebankan kepada pemerintah daerah semua," ujar Halim saat bersama Gandung Pardiman menggelar panen raya mina padi di Kelompok Tani Sasono Catur Kanten Kebon Agung Kapanewon Imogiri Bantul, Rabu (16/9). 

Bantul punya beberapa komoditas andalan diantaranya  jagung, kedelai, bawang merah serta padi. Oleh karena itu, petani mesti memanfaatkan temuan mengenai teknologi dan inovasi. BRIN sudah hari ini sudah  mengaplikasikan temuannya dengan penanaman varietas Sidenuk  sistem mina padi.  Petani harus lebih terbuka dengan perkembangan teknologi.

Panen padi itu berjalan lewat pengembangan sistem tanam mina padi aspirasi Gandung Pardiman kerjasama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) RI bisa meningkatkan produksi dan menyejahterakan petani. 

Dalam acara itu juga dihadiri anggota DPRD Bantul dari Fraksi Golkar,  Paidi SIP, H Suryono SE MM, Hery Sudibyo, Arny Tyas Palupi,  Penewu Imogiri, Slamet Santoso SIP.

Gandung Pardiman mengungkapkan, pengembangan mina padi sangat prospektif untuk terus dikembangkan. Sehingga desa sebagai pusat pertumbuhan bisa terealisasi lebih cepat. Kuncinya kelompok mesti rukun dan semangat maju. 

"Paling penting ialah selaras dengan program desa sebagai desa inovasi. Oleh karena itu kita harus fokus  membantu Pak Bupati (Abdul Halim Muslih- red)," ujar politisi Partai Golkar tersebut. 

Sehingga mampu menumbuhkan kesejahteraan rakyat Bantul. "Ini bukan pencitraan, tetapi ini untuk sebuah perjuangan demi rakyat Bantul," jelas Gandung. 

Pemanfaatan riset dan teknologi menjadikan pijakan petani untuk meningkatkan hasil produksi. Pihaknya mengajak semua pihak untuk bersama sama menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan. 

Oleh karena itu Gandung terus mengelontorkan bantuan kepada masyarakat Kebonagung Imogiri Bantul. Termasuk Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU). Gandung juga menawarkan bibit kelapa jenis kopyor untuk warga Imogiri dengan koordinasi penewu Imogiri.



Deputi Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, Dr Mego Pinandito mengatakan, mina padi merupakan salah satu program bakti inovasi  oleh BRIN.  Hasil ubinan varietas Si Denuk ini  mencapai 10 ton per hektare. Pertanian mina padi dapat memberikan keuntungan peningkatan produksi padi.

Ketua Kelompok Tani Sasono Catur Dusun  Kanten Kebon Agung Kapanewon Imogiri Bantul, Wagiyana mengungkapkan, pengembangan tanaman mina padi atau gabungan padi dengan ikan. Munculnya ide terobosan  tersebut lantaran harga gabah panenan petani ajlok. "Awal munculnya ide dari sistem mina padi salah satu faktornya karena harga harga gabah panen  diangka Rp 3.500,/kg. Dengan begitu harapannya petani tetap bisa meraup untung dari hasil panen," ujarnya.

Wagiyana mengungkapkan, pengembangan tersebut ketika padi berumur 20 hari setelah tanam dilanjutkan dengan tebar benih nila. Sementara masa panen ikan dan padi dilakukan bersamaan. Wagiyana mengungkapkan,  pengembangan mina padi, untuk lahan 1 hektare lahan ditaburi 2000 benih ikan. Meski dikembangkan dilahan terbuka, namun untuk mendorong pertumbuhan ikan lebih cepat, petani harus diimbangi dengan pemberian pakan. (Von/Ian)

Advertisement

Baca juga:

Admin
Silakan ikuti kami di media sosial berikut.