-->
Sri Sultan Ajak Lansia Tingkatkan Imunitas Lewat Vaksinasi
Sri Sultan Ajak Lansia Tingkatkan Imunitas Lewat Vaksinasi

Sri Sultan Ajak Lansia Tingkatkan Imunitas Lewat Vaksinasi




JOGJAGRID.COM: Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama istri, GKR Hemas, menjalani vaksinasi Covid-19 di Ruang Medical Check Up, Gedung IGD RSUP dr. Sardjito, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (13/03) siang. Turut hadir mendampingi yakni Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, Kepala Dinas Kesehatan DIY, drg. Pembajoen Setyaningastutie, dan Direktur RSUP dr. Sardjito, dr. Rukmono Siswihanto.


Ditinjau dari usia, Sri Sultan dan GKR Hemas masuk dalam kategori lansia, yang merupakan sasaran prioritas vaksin Covid-19 tahapan kedua. Seperti proses vaksinasi Covid-19 lansia pada umumnya, terlebih dulu Sri Sultan dan GKR Hemas melakukan registrasi dan pemeriksaan kesehatan. Selanjutnya, secara berurutan, Sri Sultan dan GKR Hemas diberikan suntikan vaksin Covid-19 merek Sinovak yang prosesnya berlangsung kurang dari lima menit. 

Usai dilakukan vaksinasi, tidak ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) pada kesehatan Ngarsa Dalem maupun GKR Hemas.

Ngarsa Dalem lantas menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat khususnya lansia, agar tidak takut divaksin. 

“Saya berharap bahwa lansia di Indonesia, khususnya di Yogyakarta, mari kita sambut harapan pemerintah kita. Semoga kita juga bisa menjaga dari pandemi dan kita juga bersedia melakukan vaksinasi. Tidak sakit. Saya berharap Bapak Ibu semuanya yang divaksin, yang lansia ini, tetap dalam keadaan sehat. Mari kita sama-sama menjaga kesehatan kita,” tutur Sri Sultan.

Sri Sultan menambahkan harapan agar kesempatan pemerintah memberikan vaksin Covid-19 kepada masyarakat dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. “Dengan harapan, kita sama-sama menjaga kesehatan, sehingga pandemi ini lebih cepat berakhir, khususnya di Yogyakarta. Nggak usah takut, nggak usah punya kekhawatiran, lakukan saja. Imunitas akan menyertai Bapak Ibu semuanya,” tambah Ngarsa Dalem.

Demikian halnya dengan yang diutarakan GKR Hemas. “Jadi saya dan Ngarsa Dalem hari ini sudah divaksin. Kami mengajak kaum lansia dan juga khususnya seluruh masyarakat Yogyakarta untuk divaksin, menghindari kemungkinan-kemungkinan yang terjadi pada kita semua. Semoga kita semua di Jogja selalu dalam keadaan aman,” urai GKR Hemas.

Pada hari yang sama dengan pelaksanaan vaksinasi Sri Sultan dan GKR Hemas, RSUP dr. Sardjito turut mengundang 43 lansia di DIY untuk divaksinasi. Lansia tersebut berasal dari perwakilan Komisi Daerah (Komda) lansia, tokoh agama, dan civitas akademika seperti UGM, UNY, ISI Yogyakarta, dan UPN Veteran Yogyakarta.

Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajoen Setyaningastutie mengatakan bahwa semua lansia yang diundang tersebut sangat kooperatif untuk hadir dan menjalani vaksinasi. “Sudah sebagian besar divaksin, hanya ada dua yang ditunda,” jelasnya. Penundaan vaksinasi tersebut disebabkan karena tensi tinggi.

Pembajoen menambahkan, sosialisasi vaksinasi pada lansia harus gencar dilakukan. “Beliau-beliau ini adalah prioritas di tahap kedua. Sebenarnya tidak ada penolakan, tapi beliau-beliau para lansia, tidak tahu kalau ada undangannya, mendaftarnya ke mana. Jadi ini yang terus kita sosialisasikan, agar pendamping-pendamping atau keluarga bisa membantu,” jelas Pembajoen.

Pernyataan Pembajoen senada dengan ungkapan Direktur RSUP dr. Sardjito dr. Rukmono Siswihanto. “Secara klinis, lansia itu kan rentan tertular. Yang kedua, kalau tertular, risiko kematian tinggi. Sehingga kalau kita bisa upayakan para lansia untuk vaksinasi, dampak tertularnya bisa ditekan,” ujar Rukmono.

Rukmono juga mengaku bahwa RSUP dr. Sardjito akan melakukan tindak lanjut pada dua lansia yang sedianya divaksin pada hari tersebut, namun ditunda vaksinasinya. “Tetap akan kita observasi, cek kembali kondisi kesehatannya,” jelasnya.  

Sementara, dr. Edi Sukoco, S.Kep. NS, mengatakan apresiasinya atas kepercayaan RS Sardjito pada dirinya untuk menyuntikkan vaksin pada sosok nomor satu di DIY itu. 

“Sesuai dengan anjuran pemerintah, ini adalah contoh bahwa sesungguhnya lansia itu bisa diberikan vaksin. 
Harapannya, kita bisa memutus, dengan bantuan vaksin ini, khususnya lansia-lansia di Yogyakarta ini bisa menekan angka penularan Covid-19, dan menjadikan lansia-lansia yang sehat,” ungkap dokter yang menjadi vaksinator bagi Ngarsa Dalem ini.

Di samping itu, menurut vaksinator GKR Hemas, dr. Deshinta Putri Mulya, vaksinasi Covid-19 ini sangatlah penting untuk kaum lansia karena termasuk kelompok rentan terinfeksi Covid-19. “Jadi kami mengimbau untuk lanjut usia khususnya yang berada di Yogyakarta untuk segera mendaftarkan diri dan divaksinasi agar terlindungi dari infeksi Covid-19,” tutupnya. 

Advertisement

Baca juga:

Admin
Silakan ikuti kami di media sosial berikut.