Petani Bantul Terima 500 Paket Pompa Air Konvsrsi BBM ke Gas
Petani Bantul Terima 500 Paket Pompa Air Konvsrsi BBM ke Gas

Petani Bantul Terima 500 Paket Pompa Air Konvsrsi BBM ke Gas




JOGJAGRID.COM : Berkat aspirasi dan kerjasama yang baik antara anggota Komisi VII DPR RI dapil DIY Gandung Pardiman dengan  Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) 
 sebanyak 500 unit paket mesin pompa air konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) diberikan kepada 500 petani yang ada di kabupaten bantul.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul Yus Warseno menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota DPR RI dari fraksi Partai Golkar Gandung Pardiman yang telah banyak membantu sehingga turun bantuan 500 paket mesin pompa air konversi BBM ke Gas untuk para petani. 500 paket mesin pompa air tersebut akan segera diserahkan kepada para petani penerima sebanyak 500 petani. 

" Kami tidak berani main - main mendistribusikan diluar jalur, apalagi sasaran sdh terdata by name by addres  dari Kementrian ESDM. Sehingga kita akan serahkan kepada para petani yang namanya sudah tercantum di daftar yang dikeluarkan ESDM," ungkap Yus Warseno Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan ( DPPKP) Kabupaten Bantul usai acara serah terima Pompa Air di Kantor setempat Selasa ( 3/11/2020).

Sementara itu, Jumani seorang pensiunan perangkat desa di Imogiri yang kini menekuni pertanian mengaku gembira mendapatkan bantuan pompa Air konversi BBM ke gas dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pengurusan bantuan. Saat ditanya wartawan mengenai proses mendapatkan bantuan tersebut, Jumani menjelaskan awalnya mengikuti acara reses anggota DPR RI Gandung Pardiman dan mendapatkan informasi mengenai adanya bantuan pompa air dengan bahan bakar gas untuk mengganti pompa air BBM.

" Setelah mendapatkan informasi persyaratannya. Saya bersama petani lainnya di Imogiri mengumpulkan dokumen persyaratan yang diketahui Penyuluh Pertanian. Akhinya turun juga bantuannya dan terima kasih para petani Imogiri yang dapat jumlahnya lumayan banyak 70 an dan deaa Karangtengah mendapatkan 40 pompa. Terima kasih Kementrian ESDM dan Pak Gandung," ungkap Jumani Panjang lebar.

Kepala Seksi Pengadaan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM Mariani mengatakan, selain lebih menghemat ongkos produksi penggunaan bahan bakar gas untuk mesin pompa air dinilai lebih ramah lingkungan. Konversi mesin pompa ini bukan hal baru karena memang sudah pernah diuji coba sejak 2019 lalu.

"Pilot project-nya sudah sejak 2019, saat itu hanya ada 1.000 paket saja. Melihat hasilnya yang baik tahun ini kita adakan lagi dengan total mencapai 10.000 paket yang nanti dibagikan ke nelayan dan petani di 24 kabupaten/kota se-Indonesia," ujar Mariani kepada wartawan disela - sela mendampingi.anggota DPR RI Gandung Pardiman melihat paket konversi BBM ke BBG untuk mesin pompa air di Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPPKP), Selasa (3/11/2020).

Sementara itu, Komisi VII DPR-RI, Gandung Pardiman, memgatakan dirinya mempunyai komitmen tinggi membantu petani. Ketika ada program bantuan.meain.pompa air konversi dari B.ke gaa ( BBG) maka dirinya mengawal agar bantuan cepat sampai ke petani. Gandung menbahkan konversi ini dapat menjadi solusi para petani di Bantul selama ini yang mengeluhkan biaya operasional. 

"Dengan adanya konversi ini biaya produksi pertanian yang harus dikeluarkan petani menjadi rendah atau bisa diminimalisir. Saya berharap bantuan ini didistribusikan dengan baik karena daftar petani penerima sudah ada tadi sy mencermati daftarnya ada 500 petani. Tahun depan harua ditingkatkan lagi.jumlahnya," tegasnya.

Gandung Pardiman anggota komisi VII DPR RI ini meminta kepada para petani untuk memanfaatkan pompa air ini dengan baik dan merawatnya agar tidak cepat rusak.

" Saya berharap alat ini digunakan dengan baik ya dan semoga bermanfaat. Saya akan turun langsung memantau di lapangan bersama tim. Sekaligus mencermati dan mendata para petani yamg sudah dapat maupun yang belum dapat. Sebab tahun depan program ini masih ada. Akan kami terjunkan tim seperti kemarin," pungkasnya. (Dian)
Advertisement banner

Baca juga:

Admin
Silakan ikuti kami di media sosial berikut.