ISI Yogyakarta Gelar Pameran Jalan Menuju Media Kreatif #15
ISI Yogyakarta Gelar Pameran Jalan Menuju Media Kreatif #15

ISI Yogyakarta Gelar Pameran Jalan Menuju Media Kreatif #15




JOGJAGRID.COM : Sebanyak 17 karya fotografi, 12 karya animasi, 7 karya film dan televisi serta 4 karya dari luar negeri dipamerkan dalam pameran bertajuk 'Jalan Menuju Media Kreatif (JMMK) #15 yang digelar di FIAP Exhibition Center- Galeri Pandeng, FSMR ISI Yogyakarta, Sewon, Bantul, Yogyakarta, 30 Oktober- 10 November 2023 mendatang.

Rektor ISI Yogyakarta, Dr. Irwandi, S.Sn., M.Sn mengatakan event tahunan FSMR ISI Yogyakarta yang digelar sejak 2009 dan dikuti oleh staf pengajar program studi Fotografi, Televisi dan Animasi FSMR ISI Yogyakarta, kolega dunia akademis, industri, para profesional dan seniman seni media rekam serta mahasiswa.  

Tahun ini, pameran JMMK mengusung tema "Harmoni Kreativitas Generasi Muda Menggabungkan Warisan Budaya Melalui Media Rekam".

"Pameran ini didedikasikan kepada publik sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap eksistensi dan pengembangan keilmuan bidang seni media rekam khususnya fotografi, program televisi, film, animasi dan game serta sebagai indikator kualitas belajar mengajar di Fakultas Seni Media Rekam ISI Yogyakarta," kata Irwandi pada pembukaan pameran, Senin (30/10).

Lebih lanjut Irwandi mengatakan, JMMK #15 merupakan suatu perhelatan istimewa bagi keluarga besar FSMR, karena selain sebagai suatu perayaan syukur atas 30 tahun berdirinya FSMR, tahun ini juga menjadi penanda pelepasan purnabakti Drs. Alexandri Luthfi R., M.S., sang pioneer dalam lahirnya agenda JMMK ini, di samping sebagai seorang seniman dan juga sosok penting dalam sejarah FSMR.
Dalam kesempatan yang sama, Dekan FSMR, ISI Yogyakarta, Dr. Edial Rusli, S.E.. M.Sn. menegaskan bahwa harmoni kreativitas seni media rekam menjadi tema sentral yang diangkat dalam Pameran JMMK#15.

"Kreativitas generasi muda adalah aset berharga dalam pembangunan budaya dan seni. Media rekam modern, seperti fotografi, video, animasi, dan seni media digital, telah menjadi alat utama bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri. Warisan budaya adalah bagian integral dari identitas masyarakat," ujar Edial.

"Memadukan elemen budaya tradisional dengan media rekam modern dapat menjadi sarana yang kuat untuk melestarikan dan mempromosikan warisan budaya," tambahnya.

Adapun pameran JMMK#15 juga menyajikan karya 2 dimensi dan video art karya Drs. Alexandri Luthfi, R., M.S. yang akan berdampingan dengan karya-karya lain dari peserta dosen, mahasiswa, dan kolega.
"Karya yang dipamerkan termasuk karya yang saya ciptakan sejak era orde baru, mengangkat isu sosial politik. 

Bahkan karya terbaru terkait ribut-ribut perkara Pilpres sampai KPK, disajikan dalam karya fotografi maupun seni rupa. Saya ingin menyadarkan kepada masyarakat bahwa seni itu bagian penting dalam kehidupan manusia, termasuk dalam berkebangsaan. 

"Maka seni harus kritis, berbicara tentang kepentingan negara. Masa seni hanya untuk dijual? seni harus bisa memberikan sesuatu kepada masyarakat," pungkas Alexandri.
Advertisement banner

Baca juga:

Admin
Silakan ikuti kami di media sosial berikut.