-->
Butuh Peran Semua Pihak Cegah Kejahatan Jalanan
Butuh Peran Semua Pihak Cegah Kejahatan Jalanan

Butuh Peran Semua Pihak Cegah Kejahatan Jalanan



JOGJAGRID.COM : Penanganan tindak kejahatan jalanan atau yang lebih akrab disebut klitih membutuhkan kolaborasi semua stakeholder. 

Tidak bisa tanggung jawab tersebut dibebankan kepada aparat penegak hukum semata.  Sudah saatnya semua elemen masyarakat bersatu meredam segala potensi tindak kejahatan yang menggerus Kamtibmas. 

Bahkan menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Pemerintah Kalurahan Sumbermulyo Kapanewon Bambanglipuro Kabupaten Bantul menggelar acara bertajuk 'Sosialisasi Pencegahan Kejahatan Jalanan' oleh Tokoh Masyarakat Kelompok Jaga Warga se-Kalurahan Sumbermulyo Bambanglipuro,  Bantul,  (11/4). 

Dalam acara tersebut juga dihadiri, Penewu Bambanglipuro,  Roy Robert Edison,   Kapolsek Bambanglipuro Polres Bantul Polda DIY,  AKP Khabibulloh S.Pd I MM,

Lurah Sumbermulyo Bambanglipuro,  Dra Ani Widayani mengatakan, sebelumnya sosialiasi serupa juga digelar melibatkan kaum rais. 

Selanjutnya dengan prodiakon dilibatkan sosialisasi harapannya nanti ketika sembahyangan. Materi-materi yang disampaikan juga menyinggung tentang pencegahan kejahatan jalanan.

Demikian juga ketika kaum rais 
 kultum atau materinya tentang antisipasi kejahatan jalanan. "Intinya seperti itu, kemudian yang untuk jaga warga kita nanti akan mendata warga- warga di 16 dusun usia muda yang sering keluar itu, akan kita data untuk antisipasi agar tidak terjadi peristiwa seperti sebelummya," ujarnya.

Sementara Kepala Sat Pol PP Bantul,  Yulius Suharta mengungkapkan, terkait antisipasi potensi tindak kejahatan dijalan.  

Pihaknya 
sudah melaksanakan rapat koordinasi dengan jajaran Muspida. "Koordinasi itu ditujukan untuk bagaimana membuat satu langkah-langkah kongkrit berkaitan dengan pencegahan sebaiknya tidak bisa serta-merta dilakukan pemerintah. Tapi bagaimana harus sinergis dari jajaran pemerintah bersama kapanewon dan kelurahan," ujarnya.

Selain itu untuk mengaktifkan kembali  lembaga ditingkat kewilayahan. Artinya  jaga warga untuk melakukan bentuk-bentuk pengamanan, patroli juga memberikan edukasi kepada anak-anak remaja. Selain itu, dari Sat Pol PP akan bergerak 
 di perbatasan kota. 

"Kita datangi, kita silaturahmi serta patroli bersama dengan unsur terkait dan kita siap untuk koordinasi dengan jajaran yang sifatnya ada indikasi pergerakan yang mengarah kepada gangguan," ujar Yulius. (Dho/Ian)

Advertisement

Baca juga:

Admin
Silakan ikuti kami di media sosial berikut.