-->
Pileg 2024, Golkar Bantul Target 12 Kursi
Pileg 2024, Golkar Bantul Target 12 Kursi

Pileg 2024, Golkar Bantul Target 12 Kursi


Ketua DPD Partai Golkar DIY Gandung Pardiman, Minggu siang ( 21/11/2021) melantik pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Bantul hasil revitalisasi dan mengukuhkan pimpinan Partai Golkar Kecamatan se-kabupaten Bantul 2020-2025 di Graha Gandung Pardiman Center Karangtengah Imogiri Bantul, 


JOGJAGRID.COM :  Perhelatan Pemilu 2024 masih dua tahun lebih. Namun Partai Golkar DIY terus berbenah dan melakukan konsolidasi hingga akar rumput. Selain itu DPD Partai Golkar DIY terus melakukan sosialisasi Airlangga Hartarto sebagai Capres 2024 dari Partai Golkar untuk pemilu presiden 2024 mendatang.

Ketua DPD Partai Golkar DIY Gandung Pardiman, Minggu siang ( 21/11/2021) melantik pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Bantul hasil revitalisasi dan mengukuhkan pimpinan Partai Golkar kapanewon ( Kecamatan ) se-kabupaten Bantul 2020-2025 di Graha Gandung Pardiman Center Karangtengah Imogiri Bantul, Yogyakarta. Selain itu juga dilakukan pelantikan pengurus Golkar tingkat kapanewon periode 2020 -2025.  

Dalam acara tersebut juga dihadiri  anggota DPRD DIY dari Golkar DIY,  Suwardi SH, anggota DPRD Kabupaten Bantul dari Fraksi Golkar, Paidi SIP,  H Suryono SE SM,  Arny Tyas Palupi, Teguh Santoso SE,  Heru Sudibyo SE MM. 

Ketua DPD Golkar DIY, Gandung Pardiman bangga dengan pengurus  kapanewon di Kabupaten Bantul yang sebagian besar generasi muda. Pengurus baru didominasi pemuda yang  punya semangat baru dalam memajukan Partai Golkar.

 "Selain kader Gokar, pengurus kapanewon juga kader Pancasila dan pembaharuan di Indonesia. Generasi muda harus mampu menghadapi tantangan serta punya terobosan untuk memenangkan Golkar dan dicintai rakyatnya," " ungkap  Gandung Pardiman Ketua DPD Partai Golkar DIY dalam sambutan usai pelantikan. 

Politisi senior Golkar Yogyakarta tersebut mengatakan,  pengurus Golkar kapanewon madalah pejuang-pejuang politik itu beda dengan pekerja politik.  Kalau pekerja politik itu mau bekerja karena ada uangnya. Kalu pejuang politik bekerja tanpa pamrih dengan tujuan mensejahterakan rakyat.

 "Itu yang jadi pembeda antara pejuang politik dan pekerja politik. Kader yang berkualitas adalah kader yang punya jiwa patriot. Jangan sampai menjadi beban organisasi. Jiwa patriot rela berjuang untuk mencintai rakyat bangsa dan negara," tegas Gandung.

Dengan pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Bantul dan Pengurus kapanewon ini akan menjadi tonggak untuk mensukseskan pimilu tahun 2024.

"Saya ingin nanti setiap dapil di kabupaten Bantul  dapat dua kursi, entah bagaimana caranya. Pokoknya satu dapil dua kursi. Kalau satu dapil dua kursi di Bantul targetnya  12 kursi," ujar Gandung. 

Gandung Pardiman juga mengingatkan,  masing-masing caleg harus saling  dukung satu dengan yang lain.

 "Jangan sampai terjadi sama -sama caleg Golkar justru saling  membully dan malah cakar-cakaran serta saling menjatuhkan," pintanya.

Oleh karena itu masing-masing pengurus kapanewon harus mempersiapkan sejak dini. Kampanye yang akan datang harus menyentuh masyarakat lapisan terbawah yakni dengnan menemui masyarakat langsung door to door dari pintu ke pintu.

 "Politik itu katresnan, tresno itu jalaran seko kulino. Kulino atau terbiasa ini bisa terjadi jika bertemu langsung silaturahmi. Kader Golkar jangan seperti jelangkung hanya datang ketika butuh setelah itu tidak pernah kelihatan,"jelasnya. Kader Golkar, imbuh Gandung,  mesti punya spirit untuk memenangkan Pileg,  Pilkada dan juga Pilpres. 

Gandung ardiman juga menekankan para kader Golkar untuk  aktif SLJ yakni Sonjo, Layat dan Jagong. Sonjo yakni silaturahmi ke rumah warga secara khusus ngobrol ringan untuk meningkatkan tali silaturahmi. Kader Golkar juga harus aktif jika mendengar ada kenalan saudara atau tokoh masyarakat meninggal dunia untuk tidak segan - segan melayat dan terakhir Jagong.

" Sonjo itu silaturahmi secara mirunggan atau khusus ngobrol yang enteng - enteng untuk meningkatkan tali persaudaraan. Dari sini akan muncul tresno jalaran seko kulino. Selain itu layat dan jagong juga penting. Kader Golkar harus aktif," kata Gandung Pardiman.

Sementara Ketua DPD Golkar Bantul, Paidi sangat optimis target dua kursi setiap dapil di Bantul yang dipatok DPD Golkar DIY bisa terwujud.  Pengurus kapanewon dengan dominasi pemuda jadi ujung tombak dalam pemilu mendatang.  

"Kita sudah konsolidasi organisasi dan menyusun pengurus disetiap kapanewon di Bantul. Mereka akan menjadi ujung tombak untuk memenangkan Partai Golkar. Artinya  kami mulai menghidupkan mesin politik,  Insya Allah hasilnya 2024 akan sesuai yang kita harapkan setiap dapil meraih dua kursi," ujar  Paidi Ketua DPD Partai Golkar Bantul.

Selain acara pelantikan DPD Partai Golkar Bantul dan PK se Kabupaten Bantul, digelar pula sosialisasi Airlangga Hartarto sebagai Calon Presiden dari Partai Golkar untuk pemilu 2024 mendatang. 

" Sejak awal sebelum ada hasil munas dan Rapimnas, DPD Partai Golkar DIY telah menyuarakan Airlangga Hartarto sebagai Calon Presiden 2024 dari Partai Golkar. Hal ini sudah kita suarakan sejak lama dan sekarang kita harus merapatkan barisan berjuang bersama mewujudkan semangat kita agar Airalngga Hartarto menjadi Presiden tahun 2024 yang nantinya akan mensejahterakan rakyat," pungkas Gandung Pardiman. (Dho/Ian)
Advertisement

Baca juga:

Admin
Silakan ikuti kami di media sosial berikut.