-->
Kata Pelatih PSIM Yogya Seto Nurdiyantoro Usai Persis Solo Tahan Imbang 0-0
Kata Pelatih PSIM Yogya Seto Nurdiyantoro Usai Persis Solo Tahan Imbang 0-0

Kata Pelatih PSIM Yogya Seto Nurdiyantoro Usai Persis Solo Tahan Imbang 0-0




JOGJAGRID.COM : Laga derby Mataram dengan Persis Solo pada pekan ketiga Liga 2 2021/2022 di Stadion Manahan Solo, Selasa (12/10/2021) berlangsung keras meski pertandingan berakhir dengan skor kacamata 0-0.

Berjalan dengan ritme dan tempo tinggi, kedua tim gagal mencetak gol hingga laga berakhir. 

PSIM dan Persis sama-sama bermain ngotot demi memperbaiki hasil kurang memuaskan di pekan sebelumnya.

Sama-sama mengenakan seragam kandang, Persis dan PSIM membuka laga dengan intensitas ringan. Kedua tim tampil hati-hati sambil membaca pola permainan lawan. Secara umum pada 10 menit pertama Persis menguasai laga.

Laga baru berjalan lima menit, PSIM dan Persis masing-masing sudah menciptakan satu peluang.
Peluas emas pertama didapat Persis lewat Beto Goncalves pada menit ke-13.
Menerima umpan Miftaful Hamdi, tandukan Beto belum sempurna sehingga bola tergelincir begitu saja

Untuk mendobrak pertahanan lawan Persis mencari peluang dengan umpan-umpan panjang kepada Alberto Goncalves. Pola ini tak berjalan optimal karena Beto kerap tak bisa mengimbangi laju bola panjang yang deras.

"Kami syukuri mendapat poin satu,
meski hasil tidak maksimal. Saya rasa pemain belum tampil lepas, seperti masih ada beban," ujar Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro.

Seto mengakui di babak pertama pemainnya memang sedikit tertekan.

"Lalu kami coba bermain apa yang menjadi karakter kami, tapi belum maksimal walaupun ada kesempatan di sana," kata Seto.

Pada babak kedua Seto berupaya untuk mengubah cara bermain Laskar Mataram, dan mulai melakukan beberapa kali pergantian. Namun nampaknya Persis Solo juga melakukan hal sama untuk mencoba membuka pertahanan PSIM.

"Babak kedua, pemain masiu belum bisa main lepas, stamina turun, dan kami banyak diserang, tapi saya bersyukur karena ada kemauan, ingin bermain dengan baik dan tak ingin mengulangi kesalahan di pertandingan sebelumnya," ujar Seto.

Seto pun berterima kasih kepada para suporter yang tetap setia mendukung PSIM hingga saat ini.

"Terimakasih kepada suporter, ini berkat perjuangan dan doa dari kalian juga, ini kemauan pemain dan kami untuk memperbaiki tim. Ke depan dukungan dan suporter tetap kami butuhkan di sana," kata Seto.

Seto mengatakan perjalanan masih jauh, dan hasil saat ini memang bukan hasil terbaik. 

"Semoga ke depan kami bisa lebih baik dan semakin lebih baik," pungkas Seto. (Dinz/War)
Advertisement

Baca juga:

Admin
Silakan ikuti kami di media sosial berikut.