Ribuan Pemuda DIY Bergabung di Pemuda Pancasila
Ribuan Pemuda DIY Bergabung di Pemuda Pancasila

Ribuan Pemuda DIY Bergabung di Pemuda Pancasila







JOGJAGRID.COM:  Pemuda Pancasila DIY berhasil menjadi magnet salah satu Ormas yang banyak digandrungi anak-anak muda. Itu ditunjukan dengan jumlah anggota yang sejauh ini mencapai 54 ribu kader yang tersebar di lima Kabupaten/Kota se-DIY. 

Konsolidasi pengembangan jumlah keanggotaan Pemuda Pancasila di DIY terus dilaksanakan. "Target anggota 95 ribu se DIY. Sementara ini baru tercapai 54 ribu, " terang Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila DIY, Faried Jayen Soepardjan, di sela-sela Rapat Koordinasi Organisasi di Sambisari, Kalasan, Sleman, Minggu 6 Desember 2020.

Menurut Jayen target jumlah keanggotaan tersebut bagian dari amanah Musyawarah Besar (Mubes) X tahun 2019. Ia mengaku untuk mencapai target keanggotaan Pemuda Pancasila di DIY tersebut bukanlah perkara mudah. Namun demikian dirinya melihat antusiasme anak anak muda bergabung di Pemuda Pancasila DIY cukup tinggi. 

"Ada harapan Pemuda Pancasila di DIY akan semakin berkembang dan semakin besar. Dibutuhkan kerja keras semua pengurus untuk lebih banyak lagi menggaet anak anak muda bergabung bersama Pemuda Pancasila DIY, " ucap dia. 

Harapannya, dari sisi kuantitas keanggotaan terus berkembang sehingga pembentukan kepengurusan sampai tingkat basis dapat terealisasi. "Target struktural sampai anak ranting (RW/Pedukuhan) dan harus 100% terbentuk, " ujar dia. 

Rapat koordinasi internal tersebut mempertemukan unsur MPW Pemuda Pancasila DIY, Ketua dan Sekretaris MPC dan PAC Pemuda Pancasila se-DIY serta dihadiri langsung perwakilan dari MPN Pemuda Pancasila Bidang Pembinaan dan Pemberdayaan DIY-Jateng.  



Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila DIY, Faried Jayen Soepardjan




"Rakor struktural organisasi pasca Mubes X untuk menyampaikan laporan berkala. Melalui rakor ini kami berharap Pemuda Pancasila kembali ke marwah organisasi, tetap konsisten menjaga Pancasila dan NKRI. Dan tentunya sebagai organisasi sosial kemasyarakatan, bisa bermanfaat bagi masyarakat di bidang apapun, " terang Jayen. 

Dalam rakor internal itu juga diminta laporan masing-masing MPC terkait sikap dan posisi organisasi menghadapi Pilkada di Kabupaten Sleman, Gunungkidul dan Bantul. Dalam paparannya, secara organisasi Pemuda Pancasila membebaskan anggotanya menentukan pilihannya di Pilkada baik di Sleman, Gunungkidul maupun Bantul. 

"Secara organisasi tidak ada arahan dukungan kesalah satu pasangan calon manapun, pertimbangannya adalah untuk keutuhan organisasi. Demikian menjadi keputusan resmi berdasarkan rapat pleno diperluas di masing-masing MPC, " tegas Jayen. (Arifin)
Advertisement banner

Baca juga:

Admin
Silakan ikuti kami di media sosial berikut.