Desain Arsitektur Rumah Sakit Berkait Kebutuhan Medis
Desain Arsitektur Rumah Sakit Berkait Kebutuhan Medis

Desain Arsitektur Rumah Sakit Berkait Kebutuhan Medis



JOGJAGRID.COM : Magister Arsitektur Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar Workshop Riset Desain Rumah Sakit, di ruang Magister Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII, Rabu (11/3/2020).

Workshop mengulas terkait riset untuk desain (research for design) di dunia perancangan arsitektur khususnya arsitektur rumah sakit.
Acara workshop diikuti oleh kurang lebih 50 peserta yang berasal dari profesional arsitek, dosen dan mahasiswa dari berbagai kampus di kota Yogyakarta maupun luar kota Yogyakarta. 
Workshop dibuka oleh ketua program studi Magister Arsitektur UII Suparwoko. Sementara bertindak pemateri dari profesional Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) DIY, Handoyotomo.

Dalam pemaparannya, Handoyotomo menyampaikan pembahasan berkenaan dengan tema tentang Riset Desain Rumah Sakit. 

Pembahasan utama terkait riset untuk desain (research for design) di dunia perancangan arsitektur khususnya arsitektur rumah sakit.
Menurut dia, Arsitektur rumah sakit memiliki kekhususan terkait kebutuhan yang sangat spesifik untuk dunia medis. 

“Perkembangan arsitektur rumah sakit juga beriringan dengan perkembangan keilmuan di bidang kedokteran serta perkembangan teknologi medis yang digunakan di rumah sakit, ” terang Handoyotomo.

Workshop riset desain rumah sakit mengulas terkait proses desain dalam perancangan bangunan rumah sakit. Mencakup analisis kebutuhan ruang-ruang khusus di dalam bangunan rumah sakit, kebutuhan infrastruktur khusus rumah sakit serta riset terkait rumah sakit.

“Evidence-Based Design (EBD) merupakan satu pendekatan perancangan yang utamanya diperkenalkan untuk perancangan rumah sakit,” tutur Handoyotomo.

Hasil dari EBD salah satunya yaitu terkait konsep healing environment yang dapat diterapkan dalam arsitektur urmah sakit. Healing environment diperkenalkan untuk menciptakan lingkungan fisik yang dapat mempercepat proses pemulihan pasien.

Menurutnya, riset terkait arsitektur rumah sakit melihat pasien, keluarga pasien dan straff sebagai pengguna. Hasil riset mencakup beberapa topik yaitu no error, safety and security, control, privacy, comfort, family support, organization and functionality dan technical support.

MEILANDA PRAMUJI

Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Silakan ikuti kami di media sosial berikut.